Okt 06 2008

PERAGAWATI CIKARANG BERGAYA DIPINGGIR PEMATANG

Published by amriltg under Uncategorized

komikalya-cropped.JPG

One response so far

Okt 05 2008

WARUNG “ONLINE” ALA YOGYA

Published by amriltg under Intermezzo

warungcyberalayogya.JPGSebuah warung berjudul unik yang terletak tepat disamping Plaza Ambarukmo Yogyakarta. Gambar ini saya ambil dari atas mobil saat sedang menuju tempat parkir pada Hari Rabu, 1 Oktober 2008.

One response so far

Okt 05 2008

PAWAI TAKBIRAN, SYAWALAN DAN ALYA HILANG!

Published by amriltg under Kisah

sholatid-2.JPGHari Selasa (30/9), sehari setelah kami sekeluarga tiba di Yogya, kesibukan sekaligus kehebohan melanda rumah ayah/ibu mertua saya di Yogya yang selama ini damai, aman dan tenteram. Kedatangan dua cucu asal Cikarang yang hiperaktif, sensitif dan rawan konflik ini menyebabkan terjadinya perubahan yang sangat signifikan bagi situasi rumah yang berada disampingnya berada hamparan sawah yang kini ditanami jagung dan dibelakangnya terdapat mesjid tersebut.Bapak dan Simbok, demikian saya dan istri memanggil kedua orangtua kami di Yogya ini, menyambut kedatangan kami sekeluarga dengan gembira. Juga Ahmad, adik bungsu lelaki istri saya yang penuh sukacita secara telaten mengurus kedua ponakannya yang lincah dan bervitalitas tinggi.Usai sahur dan sholat subuh, saya tertidur kembali bersama anak-anak.Sementara istri saya telah sibuk di dapur bersama ibunya menyiapkan makanan untuk persiapan lebaran. Setelah menempuh perjalanan yang sangat melelahkan, badan saya rasanya letih sekali. Untung saja, semalam, datang Mbok Dondong–tukang urut langganan keluarga yang memiliki tenaga setangguh Hercules–memijat saya dan istri hingga pukul 22.00 malam. Badan yang lelah terasa kembali segar.Setelah anak-anak bangun dan dimandikan kami sekeluarga bersiap berangkat. Pagi itu kami berencana mengunjungi markas Penerbit Gradien Mediatama di Jalan WoraWari A 86 Perumahan Baciro Baru, yang pernah menerbitkan buku yang diangkat dari blog Rizky serta menjalin kerjasama dengan komunitas blogfam menerbitkan sejumlah buku kompilasi karya anggotanya, dimana saya pernah terlibat sebagai salah satu editornya.fotobarengmaskhun.JPGPakde yang sudah hafal selukbeluk kota Yogya dengan mudah menemukan alamat Gradien. Kami disambut dengan hangat oleh Mas Ang Tek Khun (CEO Gradien) di beranda kantor serta diperkenalkan kepada sejumlah staffnya. Juli Tahun lalu,kami sekeluargajuga pernah mampir ke kantor Mas Khun namun waktu itu masih di kantor yang lama di Jalan Samirono Baru. Gradien Mediatama belum lama menempati kantor baru ini. Saya membicarakan progress penerbitan buku “100 Blogger Bicara” yang tengah kami garap menyongsong Pesta Blogger 2008 juga proyek buku kompilasi komunitas Blogfam serta komunitas blogger Makassar. Setelah itu, kami lalu berfoto bersama Mas Khun diruang perpustakaan Gradien.Dari Baciro, kami meluncur menuju Amplas alias Ambarukmo Plaza. Di Carrefour Amplas, kami belanja keperluan lebaran. Rizky dan Alya jugaberkesempatan untuk bermain di area Timezone. Pukul 11.30 siang, kami kembali ke rumah. Saat anak-anak tidur, saya membantu istri didapurmembuat ketupat. Pukul 17.00 ketupat telah matang dan disaat yang sama, anak-anak sudah siap untuk jalan-jalan.Ini adalah kali pertama saya melewatkan suasana buka puasa dikampung. Saya sempat terkecoh ketika terdengar suara sirene melengking tinggi dan panjang dikejauhan. Ahmad menyatakan bunyi sirene itu menandakan bahwa waktu buka puasa telah tiba. Continue Reading »

No responses yet

Okt 05 2008

MUDIK CERIA BERSAMA PETER PAN, IDOLA CILIK DAN DIAN PIESESHA

Published by amriltg under Kisah

mudikceria-1.JPG

Pagi belum sempurna benar melingkupi hari ketika kami sekeluarga bersiap mudik keYogya pada hari Senin (29/9). Kedua anak saya, Alya dan Rizky sudah siap dan sangat antusias menjajal pengalaman baru dengan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman ibu mereka dengan mobil. Biasanya kami menggunakan moda transportasi pesawat udara atau kereta api untuk pulang ke Yogya. Sejak pukul 04.00 pagi, mobil Daihatsu Xenia yang kami sewa sudah tiba didepan rumah. Pakde, demikian sapaan akrab kami buat Pak Sopir yang kebetulan juga berasal dari Yogya itu, membantu kami menaikkan barang-barang keatas mobil.

Setelah memastikan kondisi rumah sudah dalam kondisi yang relatif aman untuk ditinggalkan, kami bersiap berangkat. Saya menyempatkan diri menemui Pak Juki, satpam yang menjaga kawasan perumahan kami untuk menitipkan rumah serta memberikan zakat lebaran sekedarnya.

Tepat pukul 05.00 pagi, kami berangkat. Lagu “Idola Cilik” yang mengalun lantang dari tape mobil. Alya dengan riang mengikuti lagu tersebut sambil melenggak-lenggokkan badannya. Sementara Rizky memilih melanjutkan Tidurnya kembali di tempat duduk belakang. Mobil melaju mulus memasuki tol Cikampek. Atas saran Pakde dan juga setelah melihat berita di Televisi yang menyatakan kawasan Pantura macet parah, kami memilih untuk melewati jalur selatan yang tidak terlalu macet, lebih dekat tapi jalannya berlika-liku naik turun gunung.

Jalan tol Cikampek sangat sepi, tidak terlalu banyak kendaraan pemudik melalui jalan disana. Saya menduga puncak arus mudik telah terjadi sejak Sabtu-Minggu (27-28 September 2008) sehingga pada hari kami melakukan perjalanan mudik, jalanan relatif lengang. Kami singgah sejenak di area istirahat Karawang Timur untuk mengisi bensin sekalian membeli sarapan buat anak-anak di Kentucky Fried Chicken. Tangki bensin diisi penuh agar tidak perlu khawatir kehabisan jika sekiranya terjebak macet ditengah jalan, Pakde yang kini berusia 50 tahun, bapak dari 3 anak dan sudah memiliki satu orang cucu ini sangat piawai mengendarai. Beliau yang sebelum menjadi supir mobil rental itu pernah menjadi supir truk serta supir kendaraan perusahaan. Dalam waktu singkat dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam, tol Cipularang “dilibas”. Rizky dan Alya tertidur pulas selama perjalanan setelah sebelumnya menyantap sarapan ayam goreng KFC. Para “Idola Cilik” telah “turun panggung” dan digantikan dengan alunan suara melankolis Penyanyi idola istri saya Dian Piesesha.

Continue Reading »

One response so far

Sep 25 2008

ISTRIKU, KAMU BEGITU CANTIK HARI INI…

Published by amriltg under Intermezzo

Pada Bening Kilau matamu, istriku
Selalu kutemukan telaga jernih
yang melerai galau hati
dan lembut embun pagi
menyejukkan jiwa
serta gerimis di penghujung musim semi
yang selalu menghimbauku untuk lekas pulang


Pada merdu suaramu, istriku
Senantiasa kurasakan getar dawai cinta
mengalun hingga pucuk langit tertinggi
dan melambungkanku bagai kapas yang menari anggun dibalik pelangi
serta membuat anak-anak kita yang lahir dari hangat rahimmu
tertidur pulas dalam senyum damai yang tak akan usai

Pada wajah teduhmu, istriku
Selalu kutemukan lukisan senja menawan
yang selalu membuatku disergap rasa haru
dan segera ingin mendekapmu
melewatkan malam yang senyap
bersama kerlip kunang-kunang di beranda
serta tawa anak-anak kita yang berlari riang menikmati bintang

Selamat Ulang Tahun ke 34, Istriku ..

Kamu begitu cantik hari ini

Cikarang, selepas sahur,25 September 2008

No responses yet

Sep 23 2008

BUAT PARA AYAH YANG MENYIMPAN RESAH DENGAN SENYUM MEREKAH

Published by amriltg under Kisah

papakikialya-2

KEJADIAN kemarin siang yang saya alami saat menumpang taksi dari kantor di kawasan Lebak Bulus menuju workshop di Cakung sungguh sangat membekas dihati. Dering suara handphone sang supir seketika membangunkan saya dari lelap tidur.

“Ya, Ma? Ada apa? Papa lagi nyetir nih,” kata sang supir taksi yang memegang handphone di tangan kanan dan kemudi di tangan kiri.

“Apa? Susu si Nisa sudah habis? Kan’ baru kemarin dibeli?. Iya..ya..tiga hari lalu. Tapi kok cepat amat sih habisnya,Ma?. Biasanya kan’ sekaleng itu bisa buat seminggu?,” sahut si supir menjawab panggilan telepon dan berusaha tidak kehilangan konsentrasi mengemudi.

Saya pura-pura tidak memperhatikan dengan membuang pandangan ke arah samping. Ruas tol Jakarta Outer Ring Road cukup sepi saat itu. Tak banyak kendaraan yang berlalu lalang disana.

“Iya, Ma. Sabar. Nanti Papa beliin setelah kembali dari Pool malam ini,” ujar sang supir akhirnya. Helaan nafas panjang terdengar saat ia menutup telepon.

Menyadari saya memperhatikannya, sang supir mendadak berbalik ke belakang ditempat saya duduk. Raut penyesalan terlihat di wajahnya.

“Maaf ya pak, jadi terganggu tidurnya,”kata si supir santun,”Ini nih anak saya cepat banget minum susunya. Masa’ baru tiga hari lalu dibeli udah habis?. Moga-moga setoran kali ini bisa cukup beli sekaleng”.

Saya tersenyum dan mengangguk mafhum. Sang supir balas tersenyum getir.

Sebagai sesama ayah, saya paham keresahan yang ia alami.

Continue Reading »

No responses yet

Sep 12 2008

BIARKAN EMAS ITU TERGADAI, ASAL BUKAN CINTA KITA

Published by amriltg under Kisah

SETELAH prosesi resepsi pernikahan yang sakral kami jalani di gedung wayang Kekayon Jl.Raya Yogya Wonosari, 10 April 1999, babak baru kehidupan sudah menyongsong didepan mata. Saya telah menjadi suami dari Sri Lestari, gadis yogya yang memiliki senyum memikat dan memboyong anak kelima dari Bapak/Ibu Harjoijoyo itu ke rumah kontrakan saya yang kecil dan sempit di Jl.DR.Sutomo didepan UKI-Cawang.

Ketika itu, saya baru saja bekerja sebagai karyawan di PT.Framas Plastic Technology Cibitung setelah sebelumnya terkena PHK dari PT.Timori Putra Bangsa (sebuah perusahaan otomotif milik Tommy Soeharto yang berencana membuat pabrik sepeda motor nasional) pasca krisis moneter 1998. Alhamdulillah, saya diterima di PT.Framas tepat ketika pengumuman PHK keluar. Dengan demikian, saya tidak perlu menyandang predikat “penganggur”. Bahkan sempat mendapat pesangon/uang jasa dari PT.Timori yang kemudian kelak saya jadikan “modal” untuk menikah.

Rumah kontrakan kami sangat kecil. Hanya sebuah kamar pengap berukuran 2 x 3 meter (karena tepat di seberang jendela, berdiri tembok tinggi rumah sebelahnya), ruang tamu 2 x 2 meter dan kamar mandi/WC berukuran 1.5 x 2 m. Rumah kontrakan itu memang tidak terurus dengan baik. Sejak menempati sebulan sebelumnya dan pindah dari tempat kost saya tak jauh dari situ, sang pemilik kontrakan sudah menjelaskan kondisi rumah tersebut sebenarnya. Kumuh dan terdapat sejumlah tempelan lumut di tembok bagian atas. Sebagian rumah retak. Tapi tak apalah, setidaknya kami mendapat tempat berteduh yang layak, untuk sementara. Saya menyewa dari pemiliknya yang kebetulan punya rumah tepat dibelakangnya seharga Rp 1,2 juta/pertahun. Sebelum menikah, saya sudah “mengisi” rumah kontrakan itu dengan sebuah tempat tidur kayu, seperangkat alat dapur dan makan, lemari serta sebuah TV 21″.

Continue Reading »

No responses yet

Sep 11 2008

KEMATIAN ITU NASEHAT KEHIDUPAN

Published by amriltg under Intermezzo, Kisah

bersama almilham

Saya bersama Almarhum Ilham, duduk disebuah acara Bazaar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UNHAS, sekitar bulan Juli tahun 1992

Judul posting diatas diucapkan oleh Agus Kuncoro Adi, pemeran Azzam pada sinetron “Para Pencari Tuhan Jilid 2″ di SCTV kemarin subuh (Rabu, 10/09). Sebuah ucapan yang cukup menghentak kesadaran dan menjadi ironi, terlebih ketika itu, saya baru saja tertawa terpingkal-pingkal saat Bang Jack (Deddy Mizwar) memperagakan cara menghadapi mati “yang baik dan benar” kepada ketiga anak angkatnya Chelsea, Barong dan Juki (Grup Lawak Bajaj). Ucapan Azzam itu begitu menggetarkan dan membuat saya duduk terpaku di kursi. Termenung dalam diam.

Saya tiba-tiba terkenang pada salah seorang sahabat saya, rekan satu angkatan di Teknik Mesin UNHAS, yang telah lebih dulu “pergi” menghadap sang Pencipta, Ilham (1970-2003).

Kepedihan mendalam saya rasakan saat menerima kabar kematian Ilham disebuah siang yang lengas tahun 2003. Di ujung telepon, Arief Muqarrabin, rekan satu angkatan saya dan juga pasangan satu skripsi Ilham mengabarkan kabar duka itu. Suaranya bergetar menahan keharuan. Tenggorokan saya tercekat, tak sabar mendengar berita yang akan disampaikan. “Fik, Ilham telah wafat, tadi malam karena kecelakaan kerja di Jambi”, ujar Arief pelan. Kami mendadak tercekam dalam sebuah kebisuan panjang. Dada saya terasa sesak, begitu deras rasanya kesedihan dan keharuan melanda hati. Saya hampir tak bisa berkata apa-apa lagi. Nyaris tak percaya rasanya, sahabat akrab saya itu wafat dalam usia relatif muda.

Continue Reading »

No responses yet

Sep 11 2008

MEMBASUH LUKA JIWA YANG TERNODA

Published by amriltg under Informasi

DIMAS dan RAKA yang sedang memacu kencang motornya mendadak terkejut tatkala seorang lelaki muda tiba-tiba menyeberang dari arah depan. Mereka hampir saja menabraknya dan beruntung, dengan sigap RAKA menginjak pedal rem sehingga kecelakaan fatal dapat dihindari. DIMAS menggeram marah dan datang mendekati lelaki muda itu.

Kata-kata kasar datang meluncur dari mulut DIMAS yang kemudian segera ditenangkan oleh RAKA. Lelaki muda itu bernama HASAN, ia mengaku sedang melamun saat akan menyeberang jalan. Menurutnya ia adalah seorang mantan pecandu dan pengedar narkoba yang baru saja dibebaskan dari sel tahanan. Selama di tahanan, hanya sekali saja keluarganya datang menjenguk. Selepas dari tahanan ia bermaksud ingin pulang kerumah namun ia takut mengalami penolakan dari keluarganya. Ia bimbang.

Continue Reading »

One response so far

Sep 10 2008

AKSI SOSIAL KOMUNITAS BLOGGER MAKASSAR DI PANTI ASUHAN

Published by amriltg under Informasi

anjangsana_2008.jpg

Di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, seperti yang pernah diadakan tahun silam,Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri akan menggelar kegiatan Anjangsana dan bakti Sosial ke Panti Asuhan. Acara ini akan diselenggarakan pada Hari Minggu,14 September 2008 pada pukul 16.00 bertempat di Panti Asuhan “NURUL FATIMAH”, Jl. Mustafa Dg. bunga Kel. Paccinongan Kab. Gowa

Bagi para donatur dan simpatisan yang ingin ikut mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, dapat dengan menyumbangkan :

- Uang
- Pakaian pantas
- Bahan makanan/sembako
- Buku tulis dan buku bacaan

Bagi yang berada di luar kota, dapat mengirimkan sumbangan ke no. rekening Blogger Makassar
No. Rekening Blogger Makassar :
152-00-07272509
IRAYANI QUEENCYPUTRI/Intan Baiduri
Bank Mandiri Cabang Makassar

Kontak Person : Nanie 0411-5474047 dan Mus : 0852 42449998

Selamat dan sukses melaksanakan kegiatan ini untuk Anging Mammiri!

No responses yet

Next »